pta-plg-logo.png

Perpanjangan Masa Uji Kompetensi Penyesuain/ Inpassing Dalam Jabatan Fungsional Pranata Komputer

Written by Pengadilan Tinggi Agama Palembang Prov Sumsel.

Perpanjangan Masa Uji Kompetensi Penyesuain/ Inpassing Dalam Jabatan Fungsional Pranata Komputer

 

PERPANJANGAN MASA UJI KOMPETENSI PENYESUAIN/ INPASSING DALAM JABATAN FUNGSIONAL PRANATA KOMPUTER

Jakarta-Humas. Menindaklanjuti surat Sekretaris Utama Badan Pusat Statistik nomor B-619/02000/12/2020 tanggal 17 Desember 2020 hal Uji Kompetensi Statistik dan Pranata Komputer, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut:

Untuk lebih jelas, berikut surat dan lampirannya:



Dokumen

Jadwal Sidang Bulan Desember 2020

Written by Pengadilan Tinggi Agama Palembang.

JADWAL SIDANG PERKARA TINGKAT BANDING

BULAN DESEMBER TAHUN 2020

NO
TANGGAL
NOMOR PERKARA
RUANG SIDANG
KETERANGAN
 1. 03/12/2020  64/Pdt.G/2020/PTA.Plg  1 Sidang ketiga Putus
 2. 04/12/2020  63/Pdt.G/2020/PTA.Plg  1 Sidang ketiga Putus
 3. 08/12/2020  67/Pdt.G/2020/PTA.Plg   1 Sidang Pertama
 4. 08/12/2020  69/Pdt.G/2020/PTA.Plg  1 Sidang Pertama
 5. 10/12/2020  68/Pdt.G/2020/PTA.Plg 1 Sidang Pertama Putus
6.  14/12/2020  69/Pdt.G/2020/PTA.Plg  1 Sidang Kedua Putus
7.  17/12/2020  70/Pdt.G/2020/PTA.Plg Sidang Pertama Putus
8.  21/12/2020  67/Pdt.G/2020/PTA.Plg Sidang Kedua Putus
 9. 21/12/2020   71/Pdt.G/2020/PTA.Plg  Sidang Pertama Putus
10.  21/12/2020   72/Pdt.G/2020/PTA.Plg  1  Sidang Pertama Putus

Palembang, 29 Desember 2020

Panitera Muda Banding,

ttd

Maskur Kaswi, S.H.

Apel Akhir Tahun 2020" Kerja Ikhlas Karena Allah "

Written by Pengadilan Tinggi Agama Palembang.

WhatsApp Image 2020-12-28 at 08.04.13 (1).jpeg

 pta-palembang.go.id

Palembang | - Senin 28 Desember 2020 merupakan Hari Senin terakhir di tahun 2020 yang merupakan apel pagi terakhir di tahun 2020 dan akan bertemu apel pagi kembali pada tanggal 4 Jjanuari 2021 nanti.

Drs. H. Suyadi, M.H. (Hakim Tinggi) yang berkesempatan menjadi pembina pada apal pagi ini menyampaikan amanatnya yang antara lain bahwa dalam melaksanakan tugas khususnya di Pengadilan Tinggi Agama Palembang hendaklah bekerja dengan "ikhlas karena Allah" itu yang utama, janganlah kita berkerja karena pimpinan atau atasan. Bila kita berkerja karena pimpinan atau atasan, maka hasilnya kurang baik. Dimana bila ada pimpinan atau atasan baru kita kerja, baru kita hadir di kantor tepat waktu, kita kerjakan tugas dengan baik, tetapi bila pimpinan atau atasan tidak ada maka kita juga malas berada di kantor, di kantor cuma melaksanakan penandatanganan daftar hadir saja kemudian pergi. Pekerjaan yang mestinya selesai pada hari ini bisa di tunda hari esok, sehingga apabila ada pengawasan mendadak, maka banyak jadi temuan pekerjaan yang belum selesai. Oleh karenanya Pembina Apel mengajak seluruh komponen pegawai Pengadilan Tinggi Agama Palembang, dari Pimpinan hingga pegawai honorer untuk melaksanakan tugas dengan mengutamakan keikhlasan karena Allah, sehingga setiap apa yang kita kerjakan menjadi amal ibadah dan membuahkan hasil yang baik sebagaimana banyak kenikmatan yang telah kita terima di tahun 2020 ini seperti naiknya tunjangan kinerja, ada uang rapel kinerja, mendapatkan nilai A Ekselen dalam penilaian Akreditasi Penjaminan Mutu (APM) tahun 2020 dan lain sebagainya kenikmatan yang telah kita peroleh.

WhatsApp Image 2020-12-28 at 08.04.13.jpeg

Pembina apel juga mengajak agar prestasi di tahun 2020 dapat dipertahankan bahkan berharap lebih meningkat di tahun 2021 nanti dan marilah kita syukuru kenikmatan yang telah kita terima di tahun 2020 semoga menjadi amal ibadah kita terhadap Allah SWT dan juga bukti kepatuhan kita terhadap negara RI yang kita cintai ini serta berharap di tahun 2021 ini kita dapat meraih predikat WBK dengan melaksanakan Zona Integritas (ZI) secara konsisten.

Dr. HASBI RESMI MENJADI SEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG

Written by Pengadilan Tinggi Agama Palembang Prov Sumsel.

Dr. HASBI RESMI MENJADI SEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG

Dr. HASBI RESMI MENJADI SEKRETARIS MAHKAMAH AGUNG

 

Jakarta – Humas : Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Dr. M. Syarifuddin SH., MH, melantik Dr. H. Hasbi, M.H., sebagai Sekretaris Mahkamah Agung pada Selasa, 22 Desember 2020 pukul 10.00 WIB di ruang Kusumah Atmadja gedung Mahkamah Agung, Jakarta. Dr. Hasbi resmi menjadi Sekretaris Mahkamah Agung menggantikan A.S Pudjoharsoyo yang telah habis masa jabatannya pada Agustus lalu.

Pelantikan ini berdasarkan Surat keputusan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo Nomor 193/TPA Tahun 2020 tanggal 8 Desember 2020 tentang  Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Sekretariat Mahkamah Agung.

Alumnus Pondok Pesantren Darussalam Gontor tersebut pernah juga menjabat sebagai Direktur Pembinaan Administrasi Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung (2015). Jabatan terakhirnya sebelum dilantik menjadi Sekretaris Mahkamah Agung adalah Kepala Pusat Penelitian Pengembangan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung.

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban sebagai Sekretaris Mahkamah Agung dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berbakti pada nusa bangsa”, ucap mantan Direktur Pembinaan Administrasi Badan Peradilan Agama dihadapan ketua Mahkamah Agung

Dalam sambutannya Ketua Mahkamah Agung mengatakan jabatan Sekretaris Mahkamah Agung sebagai supporting unit Mahkamah Agung menjadi tumpuan bagi keberlanjutan program-program strategis Mahkamah Agung di masa yang akan datang. Kesekretariatan Mahkamah Agung memikul tanggung jawab mendukung Ketua Mahkamah Agung dan segenap Pimpinan Mahkamah Agung dalam menyelenggarakan koordinasi dan dukungan teknis, administrasi, organisasi dan finansial kepada seluruh unsur di lingkungan Mahkamah Agung dan Pengadilan di semua lingkungan Peradilan.

Lebih lanjut, M. Syarifuddin mengungkapkan bahwa pada tahun 2021 ini Mahkamah Agung memperoleh alokasi pagu anggaran dari Negara sebesar 11.238.947.386.000 (sebelas triliun dua ratus tiga puluh delapan milyar sembilan ratus empat puluh tujuh juta tiga ratus delapan puluh enam ribu rupiah). Saya berharap semoga angka yang cukup besar ini dapat dikelola dengan sebaik-baiknya dan sebersih-bersihnya oleh jajaran Kesekretariatan Mahkamah Agung maupun jajaran kesekretariatan di peradilan-peradilan di bawahnya. Saya juga mengingatkan agar tidak ada satu pihak pun yang bermain-main dengan anggaran.

Diakhir sambutan, KMA berpesan kepada Sekretaris Mahkamah Agung agar dapat mempertahankan predikat laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia yang telah diperoleh Mahkamah Agung selama 8 (delapan) kali secara berturut-turut.  Selain itu, Saya berpesan pula agar selaku Kuasa Pengguna Anggaran, Sekretaris Mahkamah Agung dapat selalu berkoordinasi dan secara teratur membuat laporan Tri-Wulan kepada Ketua Mahkamah Agung berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas kesekretariatan Mahkamah Agung Republik Indonesia. Saya berharap pula agar hal ini dapat diterapkan sampai ke Pengadilan Tingkat Pertama sebagai salah satu upaya meningkatkan sinergitas antara aparatur peradilan dan dukungan bagi pelaksanaan tugas-tugas layanan hukum dan peradilan.

Acara pelantikan ini, juga dihadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Para Ketua Kamar, Pejabat Eselon I & 2, Ketua Umum Dharmayukti Karini, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (Humas)