logo-pta.png

Panitera PA Sekayu Hadiri Rakor PKSAI Kabupaten Musi Banyuasin

.

Panitera PA Sekayu Hadiri Rakor PKSAI Kabupaten Musi Banyuasin

 

extend.jpg

PA-SEKAYU.GO.ID – Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Penyusunan Pusat Kegiatan Sosial Anak Integratif (PKSAI) Tahun 2019 pada hari ini Selasa 25 Juni 2019 di Aula Pertemuan IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Kabupaten Musi Banyuasin.

Acara ini di buka oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin dalam ini diwakili oleh Kabid Rehabsos Bina Sosial Kabupaten Musi Banyuasin Fadri. AK, S.sos., M.Si dengan melibatkan stakeholder PKSA seperti Bapeda, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Dinas PPPA, aparat penegak Hukum seperti Pengadilan Agama, Pengadilan Negeri dan Kepolisian.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk dapat menyatukan persepsi dan menyatukan tindakan (terintegrasi) demi kepentingan anak.  Sebagaimana disampaikan oleh salah satu narasumber dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan yang menyatakan bahwa tujuan dari PKSAI di Kabupaten Musi Banyuasin adalah : “untuk mencegah, memulihkan dan mengembangkan keberfungsian sosial anak serta lingkungan sosialnya untuk menjamin dan melindungi anak secara optimal”

Dalam sesi tanyajawab dimintakan masukan dan pendapat dari peserta rakor, terungkap bahwa setiap instansi/satker telah melaksanakan tugas dan fungsinya masing-masing dalam menjamin dan melindungi anak, namun tindakan setelah itu belum terintegrasi sampai sejauhmana menjamin dan melindungi anak secara optimal.

Pengadilan Agama Sekayu dalam hal ini telah mengutus Paniteranya Bapak Yuli Suryadi, S.H., M.M. dalam kesempatan ini menyampaikan gagasannya bahwa perkara pengangkatan anak, setelah dikeluarkannya penetapan pengkatan anak oleh Pengadilan Agama, seharusnya PKSA dapat memantau perkembangan anak tersebut dengan cara home visit, apakah anak tersebut dalam kondisi yang baik dari aspek kesehatan, pendidikan maupun tumbuhkembang fisik dan jiwanya.

Dalam rakor tersebut disepakati akan dibuat e-PKSA untuk memudahkan setiap stekholder menginput data dan mengakses data terhadap TUPOKSI masing-masing yang berhubungan dengan menjamin dan melindungi anak. (Humas PA Sekayu)