logo-pta.png

Ketua PA Muara Enim, Berikan Support SDM-nya yang Ikuti Seleksi CPP

Written by Maskur Kaswi.

Ketua PA Muara Enim, Berikan Support SDM-nya yang Ikuti Seleksi CPP

16052019-1400.jpg

PA-MUARAENIM.GO.ID - Keluarnya pengumuman hasil seleksi administrasi peserta seleksi calon Panitera Pengganti (CPP) Pengadilan Agama tahun 2019, menjadi semangat baru bagi dua orang SDM terbaik Pengadilan Agama Muara Enim yang ikut dalam proses seleksi tersebut, yang mana nama keduanya (Heri Oktarua, S.H., dan Luthfi Hadisaputra, S.H.) tercantum dalam Surat Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradila Agama Nomor 1755/DJA.2/HM.00/V/2019 tanggal 10 Mei 2019, perihal Pengumuman Pelaksanaan Simulasi dan E-test Calon Panitera Pengganti Tahun 2019. 

EMPAT PESAN KETUA PTA PALEMBANG PEMACU SEMANGAT KERJA

Written by Maskur Kaswi.

EMPAT PESAN KETUA PTA PALEMBANG PEMACU SEMANGAT KERJA

foto berita 4 pesan depan.jpeg

KAYUAGUNG | Hari kedua, Kamis (16/5) rombongan PTA Palembang  di Kayuagung dilanjutkan dengan pembinaan. Bertempat di ruang sidang utama, ketua, para hakim, panitera, sekretaris, para pejabat dan pegawai berkumpul. Mereka menyimak pembinaan yang disampaikan Ketua PTA Palembang dan sekretaris.

TIBA DI PA KAYUAGUNG, KETUA PTA PALEMBANG APRESIASI SIPP

Written by Maskur Kaswi.

TIBA DI PA KAYUAGUNG, KETUA PTA PALEMBANG APRESIASI SIPP

kpta sipp kag.jpeg

KAYUAGUNG | Ketua Pengadilan Agama (PTA) Palembang dan rombongan tiba di Pengadilan Agama (PA) Kayuagung, Rabu (15/5) siang kemarin. Beliau didampingi istri, sekretaris PTA Palembang dan istri, dan Panmud Banding serta tim IT lainnya.

Tiga SDM Terbaik PA Sekayu Segera Move on ke Tempat Tugas Baru

Written by Pengadilan Tinggi Agama Palembang Prov Sumsel.

Tiga SDM Terbaik PA Sekayu Segera Move on ke Tempat Tugas Baru

 

PA-SEKAYU.GO.ID – Setelah kurang lebih satu bulan lalu, kader IT terbaik PA Sekayu dilantik menjadi Kasubbag IT PA Muara Enim kelas 1B, kembali kader terbaik PA Sekayu dipromosikan, tidak tanggung-tanggung, kali ini tiga orang sekaligus kader terbaik itu segera move on dalam waktu dekat. Mereka adalah, Suryadi, S.Ag., S.H. M.H., Zulfahmi Mulyo Santoso, S.E.I., M.H., dan Muhammad Choiruddin, S.H.I. Ketiga SDM terbaik itu, masing-masing akan bergerak menuju tempat baru.

 

Pertama, Suryadi, S.Ag., S.H. M.H., promosi menjadi ketua Pengadilan Agama Prabumulih kelas II. Bapak tiga anak, yang juga lebih akrab dipanggil dengan Pak Waka itu, kurang lebih menjabat 6 bulan sebagai wakil ketua Pengadilan Agama Sekayu, selama kurang lebih enam bulan itu, bersama ketua dan teamwork PA Sekayu, banyak gebrakan yang ia lakukan, terutama terkait program prioritas Dirjen Badilag saat ini. Sebagai seorang hakim, ia juga punya banyak pengalaman, bertugas di beberapa tempat dengan konstruk adat dan budaya yang berbeda, mulai dari daerah hingga ke ibukota, dan sekarang promosi menjadi Ketua PA Prabumulih, di wilayah PTA Palembang (Sumsel).

Berikutnya, Zulfahmi Mulyo Santoso, S.E.I, M.H. yang lebih akrab dengan sapaan pak Zul itu, telah mengabdi di PA Sakayu lebih dari lima tahun, sebelumnya ia pernah bertugas di Mahkamah Syar'iyah Bireuen Nanggroe Aceh Darussalam, berdasarkan hasil TPM terakhir ia dipromosikan menjadi Hakim PA Muara Enim kelas 1B. Bersama Kasubbag IT PA Muara Enim, Azuardi Rizal, S.Si., ia kembali akan menjadi satu tim yang sebelumnya tergabung dalam teamwork yang sama di PA Sekayu. Sosok hakim yang tidak banyak bicara itu, memang disiplin dalam menyelesaikan tugasnya, terutama terkait putusan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya itu, semua dikerjakannya dengan baik. Selama kurang lebih lima tahun bertugas di Sekayu, bapak yang juga dengan tiga orang anak itu, tidak saja berkecimpung dengan tugasnya sebagai hakim, tapi juga mengembangkan potensi dirinya dengan mengambil studi lanjutan, hingga ia berhasil meraih gelar magister hukum, dan bersama rekannya, ia juga aktif dalam memberikan masukan dan ide terkait penulisan berita PA Sekayu.

Terakhir, Muhammad Choiruddin, S.H.I., hakim paling yunior di PA Sekayu, yang lebih akrab dipanggil pak Choi itu, merupakan salah satu hakim yang produktif dan sangat lincah. Berdasarkan hasil TPM itu, ia mutasi menjadi Hakim Pengadilan Agama Gunung Sitoli. Sebagai seorang hakim, Pak Choi ini termasuk hakim yang santai tapi sangat serius dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya. Ia bertugas di PA Sekayu sejak tahun 2013, dan bersama pak Zul ia juga menjadi teamwork yang kuat yang mendukung PA Sekayu memperoleh Sertifikasi Akreditasi Penjaminan Mutu di Bali beberapa bulan lalu dengan nilai A Excellent. Selama kurang lebih lima tahun di Sekayu, Pak Choi, Bapak yang anak ke-6-nya baru lahir sebelum Ramadlan kemarin, termasuk figur yang aktif dalam membangun instansi, pun organisasi, ia aktif dalam membangun dan membina koperasi pegawai PA Sekayu yang asetnya lumayan besar itu. Prestasi-prestasi pak Choi itulah, yang membuatnya diganjar dan jadi pilihan pertama rekan-rekan sekantor sebagai salah satu Role Model - Agent of Change di PA Sekayu.

Inilah tiga orang SDM terbaik PA Sekayu, yang ikut menjadi bagian tim sukses PA Sekayu dalam melaksanakan seluruh program prioritas Dirjen Badilag. Dan dalam waktu dekat, ketiganya segera akan move on menuju tempat baru, dan tentu saja dengan tugas dan tantangan baru, dengan adat dan budaya baru, dengan mitra dan tim kerja baru. Selamat, dan semoga semakin sukses di tempat baru. Barakallahu lakum.

Ditengah Pelaksanaan RTM, Ketua PA Muara Enim Bangun Komitmen TPM

Written by Maskur Kaswi.

Ditengah Pelaksanaan RTM, Ketua PA Muara Enim Bangun Komitmen TPM

10052019-1400.jpg

PA-MUARAENIM.GO.ID - Assessment internal yang telah dilaksanakan pada Senin (15/4/2019) sampai dengan Kamis (18/4/2019) lalu, kini memasuki puncaknya. Sebagai muara dari pelaksanaan assessment internal tersebut, pada tahapan ini, tim penjaminan mutu Pengadilan Agama Muara Enim di akhir tinggal melaksanakan rapat tinjauan manajemen (management review meeting) saja. Sehubungan dengan hal itu, dan demi menjamin kesesuaian prosedur dalam menerapkan akreditasi penjaminan mutu, maka dilaksanakanlah tinjauan manajemen dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua Pengadilan Agama Muara Enim selaku Top Management dalam tim penjaminan mutu, Jum’at (10/5/2019), di ruang sidang utama.

Top Management, Ketua dan Sekretaris tim penjaminan mutu, Assessor Internal serta seluruh anggota dalam tim penjaminan mutu dalam ruang pertemuan membahas berbagai persoalan terkait hasil assessment internal, survey kepuasan masyarakat, sasaran mutu, hasil tindak lanjut rapat tinjauan manajemen terdahulu, dan saran atau usulan perbaikan dari berbagai pihak. Ketua tim penjaminan mutu, Erni Melita Kurnia Lestari, S.H.I., M.H., diawal rapat memeparkan persoalan persoalan yang menjadi agenda rapat siang itu, secara berurut dan lengkap. Dengan duduk bersama ia berharap persoalan yang disampaikannya dapat terpecahkan dan menemukan solusi yang tepat sehingga dapat dilakukan tindakan perbaikan, demikian menurutnya meskipun hasil penilaian mandiri yang dilakukan sesungguhnya lebih besar dari yang terdahulu.

Menyikapi laporan Ketua tim penjaminan mutu yang disampaikan dalam presentasinya selama lebih kurang 30 menit, Ketua Pengadilan Agama Muara Enim, Drs. H. Habib Rasyidi Daulay, M.H., sebagai pimpinan tertinggi pun lalu menentukan arah dan sikapnya, untuk kemudian ditetapkan sebagai langkah dalam menindak lanjuti persoalan persolan dimaksud. Dalam menentukan langkah dan sikapnya tersebut pula, Top Manajemen tidak serta-merta mempertimbangkan pemikirannya sendiri, bahkan ia meminta masukan dan saran dari berbagai pihak terlebih dahulu sebelum memutuskannya dalam rapat tersebut. Ketua Pengadilan Agama Muara Enim pada kesempatan itu menawarkan juga beberapa solusi bahkan ia tak sungkan melemparkan tawaran pemberian solusi atas setiap persoalan, dimana dari semua solusi yang ada tersebut akan dipilih mana yang dianggap tepat sebagai langkah penyelesaian yang cepat.

“Surveillance tahun ini adalah yang pertama bagi kita semua, berhasil atau tidaknya Pengadilan Agama Muara Enim mempertahankan “A” (Excellent) dalam assessment Juni nanti, tergantung dari usaha kita semua dalam memperjuangkannya. Untuk itu tahun ini, saya dan kita semuanya yang ada di pertemuan ini harus bertekad mempertahankannya kembali, tentu salah satunya yaitu dengan cara tetap menjaga kekompakan dan semangat dalam bekerja, dan disamping itu perlu juga kita flashback kebelakang, saat ketika kita akan mendapatkan predikat “A” (Excellent) pada akreditasi pertama tahun 2018 lalu. Jadi intinya kita pasti bisa, kalau kita mau,” pungkasnya memberi arahan, ketika siang menjelang sore hari itu.

Diakhir pengarahannya, ia kembali menegaskan poin poin yang menjadi kesimpulan bersama dalam rapat tinjauan manajemen yang tengah dilaksanakan itu, kemudian ia pun meminta komitmen tim penjaminan mutu untuk menyukseskan Pengadilan Agama Muara Enim yang dalam waktu dekat akan menghadapi assessment surveillance, pada Juni 2019.

| Humas Pengadilan Agama Muara Enim