logo-pta.png

Ketua MA Melantik Aco Nur Jadi Dirjen Badilag

.

Sah, Ketua MA Melantik Aco Nur Jadi Dirjen Badilag

Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id

Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI), Prof. Dr. H. M. Hatta Ali, S.H., M.H., hari ini, Selasa (26/6/2018), pukul 11.00 WIB, secara resmi mengambil sumpah dan melantik Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H., sebagai Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama. Ia dilantik menggantikan Dr. H. Abdul Manaf, M.H., yang telah mengakhiri pengabdiannya dan akan dilantik sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.

Prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan diselenggarakan di Ruang Pertemuan Lantai II Tower Mahkamah Agung RI, Jalan Merdeka Utara 9-13, Jakarta Pusat. Selain Ketua MA, turut hadir dalam acara penuh khidmat tersebut antara lain, Wakil Ketua MA RI Bidang Yudisial, Dr. H. Syarifuddin, S.H., M.H., Wakil Ketua MA RI Bidan Non Yudisial,Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., para Ketua Kamar MA RI, sejumlah hakim agung MA RI, para Ketua PTA se-Republik Indonesia, para pejabat eselon I di lingkungan MA, dan para undangan lainnya.

Usai acara pengambilan sumpah dan pelantikan, Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H., mendapat ucapan selamat oleh pimpinan MA dan seluruh hadirin, termasuk Dirjen Badilag sebelumnya, Dr. H. Abdul Manaf, M.H..

Dr. H. Abdul Manaf, M.H., mengucapkan selamat datang kepada Dirjen Badilag yang baru. “Mari kita sambut Dirjen Badilag yang baru dengan bismillah,” tulis Dr. H. Abdul Manaf, M.H. dalam Pojok Dirjen yang dipublis website badilag.mahkamahagung.go.id.

Sebelum menjabat sebagai Dirjen Badilag, jabatan Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H. adalah Kepala Badan Urusan Administrasi (Kepala BUA), salahsatu unit eselon I yang juga berada di lingkungan MA RI. Kini, setelah dilantik menjadi Dirjen Badilag, Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H. menjadi pimpinan bagi empat unit kerja eselon II, yaitu Sekretariat, Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama dan Direktorat Pranata dan Tatalaksana Perkara Perdata Agama

Sebagai Dirjen Badilag, Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H. juga menjadi atasan langsung bagi 29 Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh/ Pengadilan Tinggi Agama yang membawahi 359 Mahkamah Syar’iyah/Pengadilan Agama di seluruh Indonesia.

Dari Staf MA Hingga Dirjen Badilag

Aco Nur merupakan lelaki kelahiran Bima, 13 Maret 1963, dari pasangan Bapak H. Ahmad Leta dan Ibu Hj. Kasmin. Ia menikah dengan Dra. Hj. Haerani, 8 Juli 1980, dan telah dikaruniai dua orang anak bernama Rajullur Rahman (24 tahun) dan Fairus Brillianni (22 tahun). Hingga saat dilantik sebagai Dirjen Badilag, Aco Nur genap berusia 55 tahun.

Di awal karir, Aco Nur sudah bertugas di Mahkamah Agung pada tahun 1989 sebagai staf. Enam tahun kemudian (1995), karirnya mulai merangkak menjadi Kepala Sub Bagian pada Biro Kepegawaian.

Enam tahun setelah menjabat Kepala Sub Bagian (2001), Aco Nur diamanati sebagai Kepala Bagian pada Biro Kepegawaian. Hingga tahun 2006 Aco Nur kembali mendapatkan promosi dengan amanat yang lebih besar di unit eselon II sebagai Kepala Biro Kepegawaian.

Selama lima tahun diamanati jabatan eselon II, Aco Nur kembali mendapat kepercayaan promosi. Tepat tahun 2011, Aco Nur dilantik sebagai Kepala Badan Urusan Administrasi (Kepala BUA), salahsatu unit eselon I yang juga berada di lingkungan MA RI.

Sebagai Kepala BUA, Aco Nur membawahi 7 (tujuh biro), yaitu Biro Perencanaan dan Organisasi, Biro Kepegawaian, Biro Keuangan, Biro Perlengkapan, Biro Kesekretariatan Pimpinan, Biro Hukum dan Humas dan Biro Umum.

Hampir 30 tahun Aco Nur mengabdi di MA, mulai dari staf hingga Kepala BUA. Sekarang, Aco Nur, yang mengantongi doktor ilmu hukum, akan menjadi nahkoda baru sebagai Dirjen Badilag. Tercatat, Aco Nur merupakan Dirjen Badilag yang keempat setelah Wahyu Widiana, Purwosusilo dan Abdul Manaf.

Pengumuman Mahkamah Agung